Bagaimana Cara Instalasi Apache2 Di Ubuntu Server 18.04 LTS

 


Apache adalah salah satu paket aplikasi yang paling banyak digunakan untuk membangun sebuah web server. Apache menyediakan banyak fitur dan modul yang cukup banyak dan lengkap. Selain itu apache juga memiliki dukungan yang luas, sehingga jika anda mendapatkan kesulitan, maka akan sangat mudah menemukan pemecahan masalah yang anda hadapi. 

Dalam panduan ini, admin akan menjelaskan cara menginstal web server apache pada server ubuntu 18.04.5 LTS yang anda miliki. 


Persyaratan Instalasi Apache2 Pada Ubuntu Server 18.04.5 LTS

Sebelum anda melakukan proses instalasi web server apache, pengguna harus dapat masuk kedalam user root. Dikarenakan ini menggunakan sistem operasi Ubuntu Server maka anda dapat menggantikan dengan perintah sudo su atau sudo


Tahapan Instalasi Apache Pada Ubuntu Server 18.04 LTS

Paket apache secara default sudah tersedia dalam repository linux ubuntu server 18.04.5 LTS. Selain itu paket apache tidak membutuhkan banyak konfigurasi setelah proses instalasi dilakukan. 

Tahapan Ke – 1, jalankan linux ubuntu server 18.04.5 LTS yang anda miliki. Selanjutnya login kedalam root dengan menggunakan perintah “sudo su” diikuti dengan mengetikkan kata sandi user yang anda gunakan. Kata sandi yang anda ketikkan tidak akan terlihat, jadi silahkan ketik dengan yakin dan tekan Enter untuk melanjutkan. 


Tahapan Ke – 2, silahkan jalankan perintah “apt update” dan kemudian “apt upgrade”, untuk melakukan pembaharuan seluruh paket yang ada pada linux ubuntu server 18.04.5 LTS sebelum melakukan instalasi paket apache2. Jika anda mendapatkan hasil “All packages are up to date” artinya seluruh paket dalam sistem ubuntu server 18.04.5 LTS sudah terbaru. 



Tahapan Ke – 3, gunakan perintah “apt install apache2” untuk melakukan proses instalasi. Sistem akan mengkonfirmasi kepada pengguna “apakah akan melanjutkan proses instalasi paket apache2 dan beberapa paket pendukung lainnya?”. Silahkan anda tekan tombol Enter pada keyboard untuk melanjutkan sekaligus menyetujui konfirmasi yang dilakukan oleh sistem. 



Tahapan Ke – 4, secara otomatis sistem akan mendownload dan menginstal paket apache2 dan beberapa paket pendukung lainnya. Silahkan anda tunggu sampai proses ini selesai dilakukan.  



Tahapan Ke – 5, ketika proses instalasi selesai dilakukan, pastikan tidak terdapat pesan kesalahan yang muncul. 



Tahapan Pengujian Service Apache2 Pada Komputer Client

Setelah proses instalasi anda lakukan dan tidak terdapat sebuah permasalahan, maka tahapan selanjutnya adalah melakukan pengujian. Setelah proses instalasi diatas, seharusnya web server apache sudah berjalan secara otomatis. Namun, untuk meyakinkan anda gunakan perintah “sytemctl status apache2”. 


 

Seperti yang dapat anda lihat, bahwa hasil dari perintah “sytemctl status apache2” sudah dalam keadaan active (running). Selanjutnya kita akan mengakses web server apache dari komputer client yang terhubung ke komputer server. Namun, untuk melakukan tahapan ini, pengguna perlu mengetahui berapakah IP Address yang digunakan oleh server anda. Jika pengguna belum mengetahui, berapakah IP Address yang digunakan oleh server maka gunakan perintah “ip address”, maka kurang lebih akan mendapatkan hasil seperti pada gambar dibawah:


Berdasarkan hasil yang kita dapatkan pada gambar diatas, IP Address server yang admin miliki adalah 192.168.100.3. IP address ini tentunya tidak akan sama, antara satu pengguna dengan pengguna lainnya. Sehingga catat baik – baik IP Address ini. 

Selanjutnya pada komputer client yang terhubung pada server, silahkan jalankan aplikasi web browser yang biasanya anda gunakan. Pada kolom URL web browser yang anda gunakan ketikkan IP Address dari server. Sebagai contoh, IP Address admin adalah 192.168.100.3, maka pada kolom URL admin ketikkan http://192.168.100.3. Silahkan sesuaikan IP Addressnya dengan IP Address server milik anda. 


Jika benar, maka anda akan mendapatkan tampilan halaman default apache web server seperti pada gambar diatas. Namun, jika tampilan tersebut tidak muncul pastikan bahwa komputer client sudah benar – benar terhubung dengan server. Selain itu pastikan antara server dan client yang anda gunakan adalah satu segmen, kecuali jika anda menggunakan VPS maka, pastikan bahwa client anda terkoneksi dengan jaringan Internet. Halaman ini juga bisa tidak muncul jika anda sudah menggunakan firewall, jika demikian maka tambahkan firewall terlebih dahulu (materi firewall akan dibahas pada pembahasan yang lain). 


Management Proses Apache

Sekarang, setelah web server anda berjalan dan dapat diakses dari client maka kita akan mengenal beberapa perintah dasar untuk melakukan management terhadap paket apache tersebut. 

  • systemctl stop apache2, jika anda menggunakan perintah ini maka service atau layanan web server (apache) akan dihentikan. Sehingga client tidak akan lagi dapat mengakses konten anda dari manapun. 
  • systemctl start apache2, perintah ini digunakan untuk menjalankan service atau layanan web server (apache) setelah anda menghentikannya (systemctl stop apache2). 
  • systemctl restart apache2, perintah ini digunakan untuk melakukan restart apache. Restart disini memiliki arti, bahwa service apache akan dihentikan terlebih dahulu, kemudian akan diaktifkan kembali secara otomatis. Ketika terdapat client yang sedang mengakses halaman anda, dan anda menjalankan perintah ini, maka secara otomatis koneksi client akan terputus. 
  • systemctl reload apache2, perintah ini memiliki fungsi sama dengan systemctl restart apache2. Namun, bedanya jika pada perintah systemctl restart apache2 akan memutuskan koneksi client yang sedang terhubung. Jika pada perintah systemctl reload apache2 ini akan memuat ulang service apache2 tanpa memutuskan koneksi. 
  • systemctl disable apache2, perintah ini memiliki fungsi untuk menonaktifkan service apache2. Secara default service apache2 akan aktif secara otomatis ketika komputer dilakukan restart. Sehingga jika anda pernah menggunakan perintah systemctl stop apache2, maka service apache2 akan secara otomatis aktif setelah komputer server anda lakukan reboot. Namun, jika yang anda gunakan adalah perintah ini (systemctl disable apache2), maka service apache tidak akan berjalan secara otomatis, walaupun komputer anda melakukan reboot. 
  • systemctl enable apache2, perintah ini memiliki fungsi untuk menjalankan service apache2 setelah anda menghentikannya menggunakan perintah systemctl disable apache2. Dengan demikan ketika komputer reboot service apache akan secara default aktif kembali secara otomatis. 


Masih cukup banyak materi dari apache2 yang belum bisa admin sampaikan disini. Misalnya, di dalam web server apache kita dapat meletakkan banyak konten web. Apakah konten web tersebut tidak akan tercampur ? jawabannya tentu tidak. Namun, materi tersebut akan dibahas pada materi yang lain dalam blog ini. 

Posting Komentar

0 Komentar