Bagaimana Menginstal MySQL Server Di Ubuntu 18.04 LTS

 


MySQL adalah sebuah sistem management basis data sumber terbuka, yang pada umumnya diinstal secara bersama – sama dalam sebuah kesatuan paket LAMP Stack (Linux, Apache, MySQL, PHP/Perl/Phython) atau LEMP Stack (Linux, Nginx, MySQL, PHP/Perl/Phython). 

Dalam panduan ini, admin akan menjelaskan cara menginstal paket database server pada Linux Ubuntu Server 18.04.5 LTS yang anda miliki. Selain itu, pada panduan ini, anda akan diajarkan cara membuat user dalam database MySQL yang digunakan untuk melakukan proses administrasi database. 


Persyaratan Instalasi MySQL Server Pada Ubuntu Server 18.04.5 LTS

Sebelum anda melakukan proses instalasi database server MySQL, pengguna harus dapat masuk kedalam user root. Dikarenakan ini menggunakan sistem operasi Ubuntu Server maka anda dapat menggantikan dengan perintah sudo su atau sudo.

Tahapan Instalasi MySQL Server Pada Ubuntu Server 18.04.5 LTS

Paket ini terdapat dalam repository linux ubuntu server 18.04.5 LTS. Sehingga, anda tidak akan merasakan kesulitan yang berarti jika akan menginstalnya pada server yang anda gunakan.

Tahapan Ke – 1, jalankan linux ubuntu server 18.04.5 LTS yang anda miliki. Selanjutnya login kedalam root dengan menggunakan perintah “sudo su” diikuti dengan mengetikkan kata sandi user yang anda gunakan. Kata sandi yang anda ketikkan tidak akan terlihat, jadi silahkan ketik dengan yakin dan tekan Enter untuk melanjutkan.


Tahapan Ke – 2, silahkan jalankan perintah “apt update” dan kemudian “apt upgrade”, untuk melakukan pembaharuan seluruh paket yang ada pada linux ubuntu server 18.04.5 LTS sebelum melakukan instalasi paket mysq-server. Jika anda mendapatkan hasil “All packages are up to date” artinya seluruh paket dalam sistem ubuntu server 18.04.5 LTS sudah terbaru.



Tahapan Ke – 3, Gunakan perintah “apt install mysql-server”, untuk melakukan instalasi paket MySQL Server. Seketika itu, sistem akan meminta konfirmasi kepada pengguna, apakah yakin akan melanjutkan proses instalasi paket mysql-server dan beberapa aplikasi pendukung lainnya ?. Untuk melanjutkan proses instalasi dan sekaligus menyetujui silahkan tekan tombol Enter.



Tahapan Ke – 4, setelah pengguna menyetujui untuk melakukan instalasi paket MySQl dan paket pendukung, maka sistem secata otomatis akan melakukan download dan instalasi paket MySQL dan beberapa paket pendukung. Silahkan tunggu tahapan ini sampai selesai dilakukan. Lama atau tidak tahapan ini, sesuai dengan koneksi internet yang anda miliki. 



Tahapan Ke – 5, Pastikan setelah proses instalasi tidak muncul pesan kesalahan.



Tahapan Ke – 6, paket MySQL pada ubuntu 18.04.5 LTS secara default sepertinya tidak diatur untuk berjalan secara otomatis ketika kita selesai melakukan proses instalasi. Untuk melakukan pengecekan service MySQL-Server berjalan atau tidak anda dapat menggunakan perintah “systemctl status mysql”.


Berdasarkan gambar diatas, kita dapat mengetahui bahwa service MySQL dalam kondisi Inactive (dead). Oleh karena itu sebelum kita melakukan tahapan selanjutnya aktifkan terlebih dahulu service MySQL-Server yang kita miliki. Gunakan perintah “systemctl start mysql” untuk mengaktifkan service MySQL-Server. 


Sekali lagi kita akan lakukan pengecekan menggunakan perintah “systemctl status mysql”. Jika sudah terdapat pesan active (running) maka service MySQL-Server dinyatakan sudah aktif dan dapat anda lakukan konfigurasi. 


Setelah sampai pada proses diatas, maka service database dengan menggunakan MySQL Server sudah dapat anda gunakan. Namun, sebelum anda gunakan, anda perlu melakukan sedikit konfigurasi keamanan. Gunakan perintah mysql_secure_installation untuk dapat menghapus beberapa konfigurasi yang kurang aman dan menentukan beberapa konfigurasi lain. 

Untuk lebih jelasnya silahkan anda ikuti tahapan – tahapan dibawah ini:

Tahapan Ke – 1, Pastikan sebelum menjalankan tahapan ini, paket database server sudah terinstal dan dapat berjalan dengan baik. Selanjutnya ketikkan perintah “mysql_secure_installation” untuk melakukan konfigurasi dasar database server anda.

Selanjutnya aplikasi akan bertanya kepada anda, apakah akan mengaktifkan fitur VALIDATE PASSWORD Plugin  ?. Jika anda ingin mengaktifkan fitur ini, maka silahkan tekan huruf “Y” pada keyboard. Sedangkan untuk menonaktifkannya silahkan tekan sembarang tombol pada keyboard.


Mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini merupakan keputusan dari pengguna. Jika anda mengaktifkan fitur ini, dan kata sandi yang anda masukkan tidak sesuai dengan kriteria yang sudah anda tentukan sendiri maka akan ditolak oleh MySQL. Jika anda menonaktifkan fitur ini juga tidak akan menjadi masalah, sebagai gantinya buatlah sebuah kata sandi yang sangat kuat dan unik serta sulit ditebak oleh orang lain.

Pada kasus ini admin tidak akan mengaktifkan fitur VALIDATE PASSWORD Plugin ini. Jika anda mengaktifkan fitur ini, maka anda akan diminta untuk menentukan tingkat validasi dari sebuah kata sandi.



Misal, jika pengguna memilih opsi “2” sebagai tingkat yang sangat kuat. Maka pengguna akan mendapatkan pesan kesalahan jika kata sandi yang dimasukkan tidak mengandung huruf kapital, huruf kecil, angka, karakter khusus, dan kata – kata kamus umum.

Sekali lagi, jika fitur ini sangat rumit bagi anda admin menyarankan untuk menonaktifkan fitur ini.


Tahapan Ke – 2, Terlepas anda mengaktifkan atau menonaktifkan fitur VALIDATE PASSWORD, server yang anda gunakan tetap akan meminta untuk melakukan konfigurasi kata sandi untuk penggunakan Root MySQL. Pengguna root disini tidak sama dengan pengguna root sistem, pengguna root basis data adalah seorang pengguna administratif dengan privilese penuh terhadap sistem basis data.



Jika pengguna mengaktifkan fitur VALIDATE PASSWORD Plugin maka anda harus membuat kata sandi sesuai dengan ketentuan yang sudah anda konfigurasi pada plugin tersebut. Selanjutnya pengguna akan ditunjukkan kekuatan dari kata sandi yang baru saja dimasukkan (jika anda menonaktifkan fitur VALIDATE PASSWORD Plugin maka pengguna tidak akan ditunjukkan).


Tahapan Ke – 3, Pengguna diminta konfirmasi untuk menghapus user anonymous dari database server. User ini ada secara otomatis ketika anda melakukan proses instalasi. Untuk alasan keamanan silahkan anda hapus user ini dengan menekan huruf “Y” pada keyboard.



Tahapan Ke – 4, Sistem juga meminta anda untuk menonaktifkan login menggunakan user root melalui remote. Untuk menonaktifkan silahkan tekan huruf “Y” pada keyboard.



Tahapan Ke – 5,  Secara otomatis aplikasi MySQL Server juga membuat sebuah database bernama “test” ketika dilakukan instalasi. Untuk alasan keamanan kita harus menghapus database ini. Untuk menghapusnya silahkan tekan huruf “Y” pada keyboard.



Tahapan Ke – 6, Setelah semua konfigurasi yang sudah anda berikan diatas, aplikasi database server MySQL ingin melakukan pembacaan tabel ulang. Silahkan tekan huruf “Y” pada keyboard. 



Tahapan Ke – 7, Setelah seleuruhnya selesai maka anda akan diberikan konfirmasi bahwa proses konfigurasi dasar, selesai dilakukan.



Tahapan Ke – 8,  Untuk melakukan pengujian, apakah database server MySQL anda berjalan atau tidak, anda tinggal menekan mengetikkan perintah “mysql”, maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Untuk keluar dari prompt MySQL ketikkan perintah “quit”.


Menentukan Otentikasi User MySQL dan Hak Istimewa Pengguna MySQL

Didalam linux ubuntu server 18.04.5 LTS yang kita lakukan instalasi paket MySQL-Server pada kesempatan kali ini, ternyata MySQL-Server yang dijalankan adalah versi 5.7.34. Secara default MySQL 5.7 (dan versi yang lebih baru) pengguna root MySQL diatur untuk mengautentikasi menggunakan plugin auth_socket secara default (bukan menggunakan kata sandi). 


Hal ini menyebabkan keamanan dalam MySQL juga meningkat dan manfaat yang lebih banyak bisa anda dapatkan. Namun, mode authentikasi auth_socket ini juga akan memperumit pengguna dalam beberapa aplikasi pihak ketiga. Misalnya, anda terbiasa management database menggunakan apliaksi phpMyAdmin, dengan authentikasi ini maka user root tidak akan dapat digunakan login ke dalam dataabse melalui antarmuka phpMyAdmin.

Jika pengguna ingin user root MySQL dapat digunakan login kedalam database melalui antarmuka phpMyAdmin, maka pengguna harus merubah mode authentikasi dari auth_socket menjadi mysql_native_password. (Materi ini akan dibahas pada lain kesempatan).

Dalam panduan ini, admin akan mengajak pengguna untuk mengabaikan User Root MySQL, dan kita akan membuat sebuah user baru dengan kemampuan yang sama dengan user root mysql. Untuk lebih jelasnya silahkan anda ikuti tahapan – tahapan dibawah ini. 

Tahapan Ke – 1, kita akan membuat sebuah user mysql baru dan kata sandi untuk user baru tersebut. Gunakan perintah “CREATE USER 'vlabid'@'localhost' IDENTIFIED BY 'vlabid123!';” untuk membuat user dan mengatur kata sandi untuk user tersebut. Sesuai perintah tersebut maka admin membuat sebuah user database dengan nama “vlabid” dengan kata sandi “vlabid123!”. Jika sudah silahkan tekan Enter untuk mengeksekusi perintah tersebut, dan pengguna akan ditampilkan output “Query OK” yang menandakan bahwa user dan kata sandi yang anda tentukan sudah terdaftar dalam MySQL Server. 



Tahapan Ke – 2, berikan pengguna baru anda hak istimewa sesuai dengan ketentuan yang anda inginkan. Misalnya anda (sebagai administrator) memberikan hak istimewa ke pengguna baru tersebut untuk dapat mengakses semua tabel yang ada dalam database, memiliki hak untuk menambah, mengubah, dan menghapus hak pengguna lain. Maka gunakan perintah “GRANT ALL PRIVILEGES ON *.* TO 'vlabid'@'localhost' WITH GRANT OPTION;”, Jika sudah silahkan tekan Enter untuk mengeksekusi perintah tersebut, dan pengguna akan ditampilkan output “Query OK” yang menandakan bahwa hak istimewa dari user database sudah disimpan didalam MySQL Server.



Tahapan Ke – 3, anda dapat langsung keluar dari shell database MySQL Server dengan mengetikkan perintah “exit”. Pengguna tidak perlu menjalankan perintah “FLUSH PRIVILEGES” dalam kasus ini, alasannya pengguna tidak melakukan aktifitas INSERT, UPDATE, atau DELETE



Tahapan Ke – 4, kita akan mencoba masuk kedalam database server (MySQL Server) menggunakan username dan password dari user yang baru saja kita tambahkan pada tahapan diatas. Dikarenakan kita mengatur sebuah kata sandi disini, maka silahkan gunakan perintah “mysql -u vlabid -p”, sesuaikan nama pengguna dengan yang sudah anda tambahkan. 



Jika kombinasi username dan kata sandi yang anda masukkan benar, maka anda akan dibawa masuk kedalam shell MySQL Server seperti pada tampilan diatas. 

Sampai dengan tahapan ini, anda sudah memiliki pengguna root dengan mode authentikasi auth_socket dan user vlabid dengan mode authentikasi mysql_native_password


Artinya, walaupun kita tidak dapat menggunakan user root untuk login dengan antarmuka aplikasi phpMyAdmin, kita sudah memiliki user vlabid yang dapat digunakan untuk login kedalam database melalui antarmuka aplikasi phpMyAdmin. Dengan demikian database server yang kita miliki jauh lebih aman, karena administrator dapat menentukan hak apa saja yang harus dimiliki oleh seorang pengguna database. 

Posting Komentar

0 Komentar