Bagaimana Menginstal VSFTPD Pada Ubuntu Server 20.04

 


FTP merupakan kependekan dari File Transfer Protocol yang merupakan sebuah service server yang digunakan untuk mengirimkan sebuah file ke komputer server (upload) dan mengambil file dari komputer server (download). FTP server biasanya digunakan untuk mengupload sebuah halaman website kedalam sebuah web server yang ada di Internet. 

Untuk melakukan proses upload dan download sebuah file yang ada di FTP Server anda membutuhkan sebuah aplikasi khusus yang biasanya disebut dengan FTP Client. Untuk sistem operasi Microsoft Windows, sangat banyak sekali varian aplikasi FTP Client yang dapat anda gunakan. Contohnya adalah FileZilla, WinSCP, GFTP, dan masih banyak yang lainnya. 

Materi FTP Server secara khusus akan dibahas pada materi yang berbeda dan di lain kesempatan. 


Persyaratan Sebelum Melakukan Instalasi Vsftpd

Sebelum anda melakukan praktikum instalasi dan konfigurasi Vsftpd  pada linux ubuntu server 20.04.2 LTS, silahkan siapkan beberapa persyaratan dibawah ini. 

  • Pastikan pengguna mengetahui kombinasi user id dan password untuk masuk kedalam linux ubuntu server 20.04.2 LTS yang dimilikinya. 
  • Pastikan linux ubuntu server 20.04.2 LTS sudah terhubung kedalam jaringan Internet. 
  • Pastikan pengguna sudah menjalankan perintah apt update dan apt upgrade pada linux ubuntu server 20.04.2 LTS. 

Dikarenakan pada kasus ini, kita melakukan praktikum menggunakan aplikasi Oracle VM VirtualBox maka terdapat beberapa syarat tambahan yang harus anda penuhi. Pertama lakukan backup atau clone terlebih dahulu VM yang masih dalam posisi fresh, kedua pastikan anda menggunakan VM hasil backup atau clone untuk melakukan praktikum. Jadi, jika nanti praktikum anda gagal pengguna tidak perlu melakukan instalasi ulang linux ubuntu server 20.04.2 LTS. 

Jika pengguna, ingin menjadikan service vsftpd ini kedalam server yang sama dengan webserver (Nginx ataupun apache2), silahkan gunakan VM Linux Ubuntu server 20.04.2 yang sudah  terinstall web server sesuai dengan ketentuan yang sudah dibahas pada materi yang terdahulu. 

Namun, jika anda ingin menggunakan server yang baru juga dipersilahkan. Artinya jika pengguna mengunakan mode virtualisasi VM Linux ubuntu server 20.04.2 LTS yang anda akan gunakan hanya terinstal server ftp saja. 


Tahapan Instalasi Vsftpd Pada Ubuntu Server 20.04.2 LTS

Sebelum melakukan instalasi paket ftp server, perlu anda ketahui bahwa aplikasi ftp server bukan hanya vsftpd. Hanya saja pada kesempatan kali ini, admin membahas membangun ftp server dengan menggunakan paket vsftpd. 

Untuk melakukan instalasi paket ftp server menggunakan paket vsftpd silahkan ikuti tahapan – tahapan dibawah ini. 

Tahapan Ke – 1, Gunakan perintah “apt install vsftp” untuk melakukan instalasi paket vsftpd dan beberapa paket pendukung. Sistem akan mengkonfirmasi pengguna untuk menanyakan tentang instalasi paket vsftpd dengan beberapa paket pendukung. Jika pengguna menyetujuinya, silahkan tekan tombol Enter untuk melanjutkan. 


Tahapan Ke –  2, Sistem secara otomatis melakukan download paket yang anda minta dan melakukan instalasi setelah proses download selesai dilakukan. Untuk itu silahkan anda tunggu hingga tahapan ini selesai dilakukan. 


Tahapan Ke – 3, Setelah proses download dan instalasi selesai dilakukan, maka silahkan pastikan tidak akan ada pesan kesalahan yang muncul. 


Sampai dengan tahapan diatas, maka proses instalasi paket vsftpd selesai dilakukan. Namun, service ftp server masih belum dapat kita gunakan. Kita akan membuat sebuah user baru dan direktori baru sebagai tempat meletakkan file dari ftp server yang kita miliki. 

Tahapan Ke – 4, Untuk membuat sebuah user anda dapat menggunakan perintah “adduser budi”. Silahkan anda ganti nama user “budi” sesuai dengan keinginan yang anda inginkan. 

Setelah anda mekan tombol Enter maka pengguna akan diminta untuk memasukkan kata sandi untuk pengguna yang anda tentukan. Dalam kasus ini admin akan diminta untuk menentukan kata sandi dari user “budi”. Silahkan anda ketikkan kata sandi untuk user ftp pada rule New Password dan ulangi sandi yang sama pada rule Retype new password. Selain itu pengguna juga diminta untuk melengkapi isian dari beberapa rule, silahkan anda lengkapi sesuai dengan data yang ada. Setiap satu rule selesai dilakukan editing maka tekan tombol Enter untuk berpindah mengisi rule lainnya. 


Pada opsi paling akhir, sistem akan bertanya kepada anda “is the information correct ?” apakah informasi yang anda berikan sudah benar ?. Jika benar silahkan tekan huruf “Y” dan tekan tombol Enter untuk mengakhiri proses pembuatan user.


Tahapan Ke – 5, FTP pada umumnya lebih aman ketika user ftp atau pengguna diberikan batasan ke direktori tertentu. Paket vsftpd akan melakukan hal ini dengan chroot. Ketika chroot diaktifkan untuk pengguna lokal, mereka akan dibatasi ke direktori home mereka sendiri secara default. Oleh karena itu, kita akan membuat sebuah direktori ftp yang berfungsi sebagai chroot dan direktori yang dapat ditulis untuk menyimpan file dari pengguna. 

Untuk pertama kalinya, silahkan buat sebuah folder untuk ftp dengan menggunakan perintah “mkdir /home/budi/ftp”.


Selanjutnya tentukan siapa pemiliki dari folder FTP yang kita buat baru saja. Gunakan perintah “chown nobody:nogroup /home/budi/ftp” untuk menentukan pemilik dari direktori FTP yang kita buat. 


Terakhir hapus hak akses atau permission dari direktori FTP yang baru saja kita buat. Gunakan perintah “chmod a-w /home/budi/ftp” untuk menghapus hak tulis dari direktori FTP yang baru kita buat. 


Setelah seluruhnya selesai dilakukan, sekarang kita lakukan pengecekan, apakah konfigurasi yang sudah dilakukan sudah benar. Gunakan perintah “ls -la /home/budi/ftp”, maka anda akan mendapatkan hasil seperti pada Gambar  berikut ini. Opsi “ -la” pada perintah diatas adalah untuk menampilkan seluruh file menggunakan mode list termasuk dengan file yang di hidden. 


Sampai disini pembuatan folder yang berfungsi untuk chroot telah selesai kita buat. 


Tahapan Ke – 6, Pada tahapan ini kita akan membuat sebuah direktori, yang nantinya akan digunakan oleh user untuk tempat mengungah sebuah file. Untuk membuat direktori ini silahkan gunakan perintah “mkdir /home/budi/ftp/upload”. Nama folder “upload” dapat anda ganti sesuai dengan keinginan. 


Selanjutnya setelah direktori itu terbentuk, berikan kepemilikan dari direktori tersebut. Pada kasus ini direktori tersebut adalah milik dari budi. Untuk mengubah kepemilikan dari sebuah direktori gunakan perintah “chown budi:budi /home/budi/ftp/upload”.


Terakhir, kita lakukan pengecekan sekali lagi apakah konfigurasi yang kita berikan sudah benar atau belum. Gunakan perintah “ls -la /home/budi/ftp”. Jika konfigurasi yang anda lakukan benar, maka akan mendapatkan hasil seperti pada gambar dibawah ini. 



Sampai pada konfigurasi ini, anda sudah berhasil membuat direktori chroot dan direktori yang digunakan untuk mengupload atau menempatkan file oleh pengguna. 


Tahapan Ke – 7, Admin berencana untuk mengizinkan satu pengguna dengan akun shell lokal untuk dapat terhubung dengan FTP. Untuk itu kita akan mulai masuk kedalam menu konfigurasi vsftpd. Namun sebelum itu lakukan backup terlebih dahulu dengan menggunakan perintah “cp /etc/vsftpd.conf /etc/vsftpd.conf.backup”. Tujuannya adalah ketika ada permasalahan selama proses konfigurasi, anda dapat mengembalikan file konfigurasi sesuai dengan asalnya. 


Tahapan Ke – 8, Setelah anda membuat duplikasinya, silahkan buka file konfigurasi vsftpd yang utama. Pada kasus ini admin menggunakan teks editor nano. Maka perintah yang digunakan adalah “nano /etc/vsftpd.conf”. kurang lebih isi dari file vsftpd.conf akan tampak seperti pada gambar dibawah ini. 


Tahapan Ke – 9, Selanjutnya tambahkan beberapa rule konfigurasi (perhatikan Gambar dibawah ini), dipaling bawah file konfigurasi vsftpd.conf. Untuk menuju ke paling bawah file konfigurasi vsftpd.conf anda dapat menekan tombol panah pada keyboard dan jangan dilepas. Atau pengguna juga dapat menggunakan kombinasi tombol Ctrl + V dan jangan dilepas sampai berada di paling bawah. 


Keterangan:

  • Write_enable=YES, rule ini berfungsi agar pengguna FTP dapat mengupload file ke folder yang sudah dibuat sebelumnya. 
  • chroot_local_user=YES, rule ini berfungsi untuk mencegah pengguna yang terhubung ke FTP untuk mengakses file atau perintah apapun diluar stukrur direkotri yang sudah dibuat sebelumnya. 
  • user_sub_token=$USER dan local_root=/home/$USER/ftp, rule ini berfungsi untuk memasukkan nama pengguna di jalur direktori local_root kita. Sehingga konfigurasi kita akan berfungsi untuk pengguna ini dan pengguna tambahan di masa mendatang. 
  • pasv_min_port=40000 dan pasv_max_port=50000, rule ini akan berfungsi untuk memberikan batasan port yang dapat digunakan untuk FTP Pasif port. Pastikan anda mendeklarasikan rule ini juga pada pengaturan firewall yang anda gunakan. 
  • userlist_enable=YES, userlist_file=/etc/vsftpd.userlist, dan userlist_deny=NO, rule ini bertujuan untuk pengguna yang memiliki akses ditambahkan secara eksplisit ke daftar bukan secara default. Userlist_Deny memberikan sebuah logika, jika diberikan opsi “YES” maka pengguna dalam daftar (vsftpd.userlist) akan ditolak untuk akses FTP. Sedangkan jika diberikan opsi “NO” maka pengguna dalam akan diizinkan untuk mengakses FTP. 

Setelah konfigurasi selesai anda lakukan, maka tahapan selanjutnya adalah menyimpan konfigurasi tersebut. Jika anda menggunakan teks editor nano maka untuk keluar gunakan kombinasi tombol Ctrl + X, lalu Y lalu Enter secara bergantian. 


Tahapan Ke – 10, Pada tahapan ini, kita akan menambahkan user yang diizinkan untuk mengakses ftp. Gunakan perintah “echo "budi" | sudo tee -a /etc/vsftpd.userlist”. 


Tahapan Ke – 11, Setelah seluruh tahapan anda lakukan, maka sekarang kita akan melakukan restart service ftp server yang kita miliki. Tujuannya adalah agar perubahan yang baru saja kita buat, dapat segera diterapkan oleh sistem. Gunakan perintah “systemctl restart vsftpd” untuk merestart service vsftpd. Pastikan tidak ada pesan kesalahan yang muncul.



Sampai pada tahapan kesebalas diatas, proses instalasi dan konfigurasi ftp server menggunakan paket vsftpd sudah selesai. Sekarang saatnya kita masuk kedalam tahapan pengujian. Untuk melakukan pengujian ini silahkan anda gunakan FTP Client yang ada pada komputer anda. 

Jika anda belum memiliki aplikasi FTP Client admin menyarankan menggunakan WinSCP (https://winscp.net/eng/download.php). Silahkan download dan lakukan instalasi terlebih dahulu. Jika anda sudah memiliki FTP Client misalnya adalah FileZilla anda juga dapat menggunakannya. 

Ikuti tahapan – tahapan dibawah ini untuk melakukan pengujian service FTP Server yang baru saja kita lakukan instalasi pada ubuntu server 20.04.2 LTS. 


Tahapan Ke – 12, Jalankan aplikasi WinSCP pada komputer host yang terhubung dengan komputer server. Secara otomatis aplikasi akan meminta anda mengisi beberapa form. Jika form tersebut sudah anda isi silahkan tekan menu Login untuk masuk kedalam FTP Server yang sudah kita buat. 


Keterangan:

  • File protokol, sesuai dengan praktikum kali ini kita masih menggunakan protokol standart ftp dengan port 21.
  • Host name, silahkan isikan sesuai dengan IP Address server yang anda gunakan. 
  • User Name, silahkan isikan dengan username yang sudah anda buat untuk dapat mengakses ftp server. 
  • Password, silahkan isikan dengan kata sandi dari username yang sudah anda buat untuk dapat mengakses ftp server. 


Tahapan Ke – 13, Jika detail informasi login yang anda masukkan benar, maka anda akan dibawa masuk kedalam FTP Server yang anda miliki. WinSCP memiliki dua buah jendela, dimana jendela kiri adalah milik komputer host dan sebelah jendela kanan adalah milik FTP Server yang baru saja anda lakukan instalasi dan konfigurasi. 


Tahapan Ke – 14, Saat ini anda sudah terhubung ke FTP Server, sampai disini anda sudah dapat melakukan transfer file (upload) dari komputer lokal atau komputer host ke komputer server. Sebagai contoh jika anda ingin melakukan upload sebuah file, silahkan pilih file tersebut dan pilih menu upload. 



Tahapan Ke – 15, Sebelum proses upload dilakukan, anda akan mendapatkan konfirmasi, silahkan pilih saja menu OK untuk melanjutkan. Setelah anda mengkonfirmasinya, aplikasi akan mengupload file yang ada pada komputer host ke komputer server. Silahkan anda tunggu proses ini sampai dengan selesai. Lama atau tidak sesuai dengan besar file yang anda upload. 


Tahapan Ke – 16, Jika proses upload selesai dilakukan, maka file yang anda upload akan muncul di jendela sebelah kanan dari aplikasi WinSCP. 



Sampai disini proses instalasi, konfigurasi, dan pengujian FTP Server menggunakan paket vssftp selesai dilakukan. Jika pengguna memiliki lebih dari satu user, jangan kawatir hanya user yang didaftarkan saja pada vsftpd.userlist yang dapat mengakses service FTP Server. Setiap user akan dibuatkan folder sendiri – sendiri, sehingga tidak akan ada user yang dapat saling melihat file yang diupload.

Posting Komentar

0 Komentar